1 Maret: Hari Kehakiman Nasional 1 Maret: Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia 6 Maret: Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) 6 Maret: Hari Strategi Konservasi Sedunia 8 Maret: Hari Wanita/Perempuan Internasional 9 Maret: Hari Musik Nasional (Keppres Nomor 10 Tahun 2013) 10 Maret: Hari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 11 Maret: Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) 20 Maret: Hari Kebahagiaan Internasional 20 Maret: Hari Kehutanan Sedunia 21 Maret: Hari Sindrom Down (penyakit Down Sindrom) 22 Maret: Hari Air Sedunia 23 Maret: Hari Meteorologi Sedunia 24 Maret: Hari Peringatan Bandung Lautan Api 24 Maret: Hari TBC (Tuberkolosis) Sedunia 27 Maret: Hari Klub Wanita Internasional 29 Maret: Hari Filateli Indonesia 30 Maret: Hari Film Nasional (Keppres Nomor 25 Tahun 1999)

Kemenpora Dukung Peluncuran Indeks Pembangunan Kepemudaan Tahun Ini

  • Kementerian
  • Selasa, 27 Februari 2018
DEPUTI I | Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung penuh peluncuran Indeks Pembangunan Kepemudaan (IPK) pada tahun ini. Sebab dengan adanya indeks pembangunan kepemudaan, fokus pemerintah pusat dan pemerintah daerah terhadap program kepemudaan ke depan menjadi lebih terukur.  “Kerja-kerja pemerintah pusat dan pemerintah daerah terhadap program kepemudaan ke depan menjadi lebih terencana dan berdasarkan angka kuantitatif. Yang artinya apa yang diinginkan oleh pemuda untuk pengembangan dirinya bisa lebih detail dan tepat sasaran,” ujar Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof Faisal Abdullah usai melakukan persiapan akhir menjelang launching Indeks Pembangunan Kepemudaan (IPK) pada tahun ini di Hotel Sari Pasifik, Jakarta, Senin, (26/2).    Selain Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora,  rapat  persiapan akhir Launching IPK yang dipimpin Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Bappenas Subandi ini juga dihadiri Deputi Bidang Statistik Sosial, BPS, M. Sairi Hasbullah dan beberapa pejabat lintas kementerian dan lembaga.  Sebagaimana diketahui, Indonesia telah mendapatkan bonus demografi sejak tahun 2012. Menurut perhitungan, puncak bonus demografi itu akan terjadi pada tahun 2018-2030. Pada rentang waktu tersebut, proporsi usia produktif akan mencapai 68,1 % dari total penduduk Indonesia sebesar 255 juta orang. Dalam lingkup usia produktif itu, tentu jumlah pemuda yang ada di dalamnya sangat signifikan angkanya.    Kondisi yang mengandung tantangan dan ancaman tersebut, tentunya perlu disikapi dengan program nasional dan pelaksanaan agenda SDG's (Sustainable Development Goals) yang lebih semakin efektif dan terintegrasi. Upaya itu harus melibatkan pemangku kepentingan lintas kementerian/lembaga terkait, khususnya di bidang kepemudaan.     Untuk itu perlu ada acuan parameter bersama untuk kementerian/lembaga yang berkaitan dengan pembangunan bidang kepemudaan. Salah satunya berupa Indeks Pembangunan Kepemudaan (IPK). (admin).