1 November: Hari Inovasi Indonesia 5 November: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 10 November: Hari Pahlawan 10 November: Hari Ganefo 11 November: Hari Bangunan Indonesia 12 November: Hari Ayah Nasional 12 November: Hari Kesehatan Nasional 14 November: Hari Brigade Mobil (Brimob) 14 November: Hari Diabetes Internasional 20 November: Hari Anak-anak Sedunia 21 November: Hari Pohon Sedunia 25 November: Hari Guru 28 November: Hari Menanam Pohon Indonesia 29 November: Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)

Komplek Candi Muaro Jambi Terbesar Se- Asia Tenggara

  • Kedeputian,Kementerian,Kepemudaan,Pemerintah Daerah
  • Selasa, 09 Oktober 2018

Ditulis oleh : Febryano H. Pedah peserta #KirabPemuda2018 dari Sulawesi Utara

Candi Muaro Jambi adalah situs purbakala yang berada di tepi sungai Batanghari, Prov. Jambi, Kab. Muaro Jambi, Kec. Muaro Sebo, sekitar 26 km arah timur Kota Jambi. Merupakan kompleks percandian agama Hindu-Buddha terluas di Asia Tenggara. Kompleks situs candi kuno Muaro Jambi ini juga dikenal sebagai tempat pengajaran agama Buddha yang sudah ada sekitar seribu tahun lalu. Candi ini memiliki luas sekitar mencapai 3981 hektare. Tidak hanya luasnya yang diperkirakan berukuran delapan kali Borobudur, komplek Candi Muaro Jambi disebut juga sebagai situs kota kuno di Sumatera. Candi yang menjadi kompleks candi terbesar se-Indonesia bahkan se-Asia Tenggara ini sejak tahun 2009, telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia.      Candi menjadi tempat beribadah umat Buddha ini diperkirakan telah dibangun sejak abad ke 4 Masehi dengan gaya arsitektur yang mencerminkan kebudayaan Buddha-Melayu. Dahulu kala kompleks candi ini digunakan sebagai pusat kerajaan kuno. Candi yang terletak di Danau Lamo, Maro Sebo, dan dekat dengan Sungai Batanghari ini memiliki 82 reruntuhan bangunan kuno (menapo).     Menurut pemandu yang berada di kompleks candi ini, ada sekitar 84 candi yg dipugar diantaranya: Candi Tinggi I dan II, Candi Gumpung, Candi Kedaton, Candi Astano, Candi Koto Mahligai, Candi Bukit Sengalo dan lainnya. Pemugaran-pemugaran candi tersebut dilakukan sejak sekitar tahun 1979. Diantara belasan candi tersebut, ada beberapa candi yang menarik untuk dikunjungi salah satunya ialah candi Tinggi. Candi Tinggi merupakan candi yang akan ditemui pertama kali ketika memasuki area kompleks candi. Di candi Tinggi ini, peserta #KirabPemuda2018 sebenarnya bisa naik sampai ke puncak melalui tangga tetapi untuk menjaga kelestarian Cagar Budaya, kami menyarankan untuk tidak naik sampai ke puncaknya. Selain itu ada juga candi Gumpung yang cukup terkenal, karena letaknya di atas lapangan yang luas. Candi Gumpung merupakan candi terbesar kedua setelah candi Kedaton di kompleks candi ini. Selain dapat menyaksikan kemegahan candi, di kompleks candi Gumpung ini juga terdapat sebuah telaga, yang menurut informasi bahwa telaga ini merupakan tempat mandi para raja zaman dahulu.     Candi Muaro Jambi dibuka untuk umum namun meskipun dibuka untuk umum, kita juga harus berhati-hati saat mengunjungi obyek wisata ini, dikarenakan bahan dasar candi tersebut yang terbuat dari batu bata sudah sangat tua, sehingga cukup mudah rusak. Untuk dapat menikmati kemegahan kompleks candi terbesar se-Asia Tenggara ini. Karena lokasi yang sangat luas, pengelola menyediakan fasilitas berupa sepeda yang dapat disewa dengan harga sewanya yakni Rp. 10.000,- untuk sepeda single dan Rp. 20.000,- untuk sepeda berdua. Dan untuk tiket masuk Rp. 10.000,-/orangnya.